Suatu hari aku berbincang-bincang dengan salah satu teman chatku, aku bertanya padanya apakah dia pernah menjadi narasumber atau pembicara dalam suatu acara tertentu. Jawaban yang aku dapat lebih dari itu, sebagai pembicara dia belum pernah tetapi dimintai tolong oleh kepolisian untuk menjadi seorang saksi ahli dalam kasus Cyber Crime sering. Wow, kalau ini sich seperti salah satu iklan restoran fast food. Kaget dapat lebih? Hehehe..

Awalnya aku berfikiran pekerjaan itu keren, hebat seperti Mr. Roy Suryo pakar telematika Indonesia. Namun nyatanya, temenku itu merasa kapok karena seolah-olah dia yang menjadi pesakitan di mata polisi. Lho, bagaimana ceritanya? Ternyata setiap ada kasus dia pasti ditelpon untuk datang, tidak perduli pada saat itu dia sedang capek, sibuk, sedang istirahat atau tengah malam sekalipun. Kalau tidak mau, ya langsung deh disamperin ke rumahnya dan jadinya ya harus mau. Yang lucu adalah ketika temenku disuruh mencari data-data bukti dari komputer yang digunakan untuk melakukan kejahatan, lokasi tempat tersangka melakukan kejahatannya. Mereka berfikir cara melacak tersangka segampang menemukan nama seseorang di buku telpon, tinggal dilihat no telpon yang digunakan dan akhinya ditemukan alamat lokasi. Mereka berfikir dan taunya internet itu ya telkomnet instan! Jadi tinggal melacak no telpon berapa yang digunakan untuk koneksi internet trus dilacak dech. Hahahaa.. aku yang diceritain seperti itu ketawa ngakak!! Padahal prosedurnya nggak begitu. Aku lupa prosedurnya, tapi temenku itu menjelaskan kok. Jadi sedikit banyak aku ngerti lah bagaimana melacak si tersangka.

Yang bikin tambah kesal adalah ya sikap sok negesi dan pingin cepat tau tapi keliru. Temenku sampe harus menjelaskan dengan ‘cara bodoh’ kepada mereka baru mereka mengerti. Fiuhh.. padahal temenku orang jaringan, dan nggak bukan bidangnya untuk menjelaskan seperti itu. Tetapi ya sudahlah.. sampai-sampai temenku membentak mereka kok seakan-akan yang menjadi pesakitan adalah dia bukan si tersangkanya. Ditanyai terus layaknya tertuduh. Sejak saat itu temenku kapok deh nggak mau jadi saksi ahli, setiap ada telpon dari kepolisian nggak dia angkat. Lebih baik cari orang lain. Terlebih lagi kasusnya yang terakhir menyangkut clientnya temenku, jadi otomatis temenku lebih membela clientnya daripada berada di belakang kepolisian. Hehehe..

Mungkin ceritanya akan berbeda kalau misalnya pihak sana bersabar pada saat dijelaskan dan temenku itu dibayar, nah ini sukarela tapi mintanya istimewa, Wew.. enak sekali! Padahal kalau kita butuh apa-apa sama pihak kepolisian nggak ada yang gratis, ngurus SIM, STNK, Surat Keterangan Kelakukan Baik, dsb semuanya memakai UANG. Ya sudahlah.. syukurlah kini temanku sadar dan kembali ke jalan yang benar, hahaha!! Kalau begitu mending milih pekerjaan yang enak dong seperti salah satu pakar telematika kita. Tinggal disodori foto bokep atau video mesum, dan menyatakan bahwa barang itu asli apa enggak. Sama-sama kerjaannya nggak nyambung tapi kan setidaknya bisa ‘cuci mata’ disela-sela bekerja. Hehehe..

Btw, ada nggak dari teman-teman yang mempunyai pengalaman serupa? Atau malah pernah menjadi tersangka? Oh ya, kasus yang biasa ditangani temenku seputar money SCAM. Tau kan apa itu? Yah.. penipuan di internet, yang banyak adalah kasus sejenis MLM gitu. Makanya jangan tertipu dengan iming-iming bisnis di internet yang menjanjikan dapat banyak uang dengan cara gampang. Di dunia ini nggak ada yang instant kalau mau hasilnya awet. Untuk itu next time aku kasi tau deh cara yang bener-bener REAL making money from internet. Gratis! Nggak ada bayar-bayaran!

PS: Postingan ini bukan bertujuan untuk melecehkan pihak kepolisian atau siapapun juga, ini cuma sharing pengalaman saja. Mohon maaf jika ada pihak-pihak yang tersinggung.

Rate this:
3.2

Baca ini juga yach..

  • No Related Post
Author:
User Imagefirly

9 Responses to “Susahnya menjadi saksi ahli dalam kasus Cyber Crime”

  1. no imageFenty (Who am I?) Says:

    Ya namanya bukan bidangnya, kalo aku ditanyain soal IT pasti aku juga mending kabur aja … :p

    Rate this:
    3.1
  2. no imageStyle (Who am I?) Says:

    memang kadang begitulah orang yang sok merasa berkuasa, maunya dituruti doang!
    wuehehe *kaburlah takut ditangkap karena menghina orang berkuasa*

    Rate this:
    3.0
  3. no imageinos (Who am I?) Says:

    jadi saksi ahli?? ogah ah.. mending nunggu janjinya brillie mau kasih tau cara real making money from internet, kdengerannya kok malah menarik..

    Rate this:
    3.1
  4. no imageaha (Who am I?) Says:

    bener… nggak ada yang instan kecuali mlihara babi ngepet kali… he2

    Rate this:
    3.2
  5. no imagechodirin (Who am I?) Says:

    kalo punya ilmu ya gak apa apa bantu polisi.

    Rate this:
    3.2
  6. no imageaprie (Who am I?) Says:

    wah seru ruh ceritanya..
    betewe ditunggu deh tips-tipsnya..

    Rate this:
    3.2
  7. no imagendutyke (Who am I?) Says:

    hwaduh….. lg ngobrolin Pak CHiP… awas ntar blog ini dilacak dan kamu digerebeg loh! hehehee….

    Rate this:
    2.2
  8. no imageemfajar (Who am I?) Says:

    yup klo mau punya banyak duit kuncinya harus kerja keras,, ga ada yang serba instan

    Rate this:
    3.2
  9. no imageOktaEndy (Who am I?) Says:

    wah gitu yach?
    aku kira pekerjaan yang menyenangkan hahaha..
    kaya di film-film macam CSI
    ternyata oh ternyata …

    Rate this:
    3.1

      Leave a Reply